Bayern Munchen Gabung Barcelona Kejar Emre Can

Desmotivaciones.mx – Beberapa waktu yang lalu sempat mencul kabar yang menyebutkan jika Juventus hendak melepas beberapa pemainnya yang berada di lini tengah. Salah satu pemain yang kabarnya masuk daftar jual Sih Nyonya Tua adalah Emre Can. Can dinilai tidak masuk dalam racikan pelatih baru Maurizio Sarri ia lebih suka menempatkan sosok Miralem Pjanic dilini tengah Juve.

Apalagi kini mereka berhadi mendatangkan dua pemain baru yang memiliki posisi yang hampir sama dengan Can, mulai dari Andrien Rabiot dan Aaron Ramsey. Bahkan kedua pemain tersebut didatangkan dengan free musim ini. Dengan kedatangan dua gelandang tersebut tercatat Juventus saat ini memiliki 7 pemain yang berposisi sebagai Midfileder alias gelandang tengah. Apalagi dengan beberapa waktu yang lalu Sarri memberikan kode jika ia sudah mantap melepas 6 pemain lama pada musim ini sehingga Can dilaporkan masuk dalam daftar jual klub.

Sementara laporan yang diterbitkan oleh Mundo Deportivo menuturkan jika klub asal Spanyol, Barcelona diberitakan menaruh minat kepada pemain timnas Jerman itu. Mereka tengah mencari pemain untuk menggantikan Arturo Vidal yang sudah dimakan usia. Nama Can dinilai cocok untuk menggantikan pemain timnas Chile itu.

Tetapi dari media seperti Blid jika juara Bundesliga musim lalu, Bayern Munchen juga sangat tertarik untuk bisa merekrut Emre Can. Dan Barcelona tidak sendiri untuk bisa berburu tanda tangan pemain berusia 26 tahun itu karena Munchen juga tertarik mendatangkannya musim ini.

Alasan Munchen yang ingin mendatangkan Emre Can dikarenakan mereka sudah tidak memiliki opsi gelandang bertahan yang banyak. Saat ini mereka hanya bisa mengandalkan Javi Martinez dalam posisi tersebut meski sang pemain kerap masuk dalam meja perawatan Bayern ketika cederanya kambuh. Dengan mendatangkan Can mereka berharap absennya Martinez bisa ditanggulangi.

 

Tammy Abaraham Harus Menjadi Bengal Seperti Diego Costa

Desmotivaciones.mx – Jamie Redknapp yang bekerja untuk pundit disalah satu televisi di Inggris memberikan beberapa saran kepada striker muda Chelsea yakni Tammy Abraham. Ia meminta sang striker untuk mengikuti jejak mantan striker The Blues yaitu Diego Costa. Menurut padangan Redknapp seorang striker harus bengal dan berani untuk memberikan rasa takut kepada lawan.

Nama Tammy Abraham sempat mendapatkan kritikan usai bermain buruk dalam beberapa pertandingan Chelsea. Namun sang pemain muda pun mulai mengeluarkan kemampuan terbaiknya dengan berhasil mencetak dua gol atas kemenangan melawan Norwich City dengan skor 3-2 dalam lanjutan Premier League pekan ke-3. Kedua gol tersebut membuat Chelsea berhasil mendapatkan tiga poin pertama mereka musim ini.

Namun menurut pandangan Jammie Redknapp jika karakter Tammy Abraham sendiri masih kurang oke. Ia merasa sang striker masih begitu kalem dan harus meningkatkan keberaniannya untuk menekan lawan. Dan bersikap bengal agar para pemain bertahan di fokus untuk menjaganya.

Dan menurut Redknapp jika Abraham harus meniru langkah yang dilakukan oleh eks striker Chelsea yang kini membela Atletico Madrid yaitu Diego Costa. Costa sendiri merupkan salah satu striker terbaik dunia saat ini dan ia menjadi penyerang yang bisa diandalkan pada pertandingan-pertandingan penting.

”Tammy Abraham masih begitu muda, dia pemain yang memiliki potensi. Dia membalas kepercayaan yang diberikan oleh Frank Lampard. Namun bagi saya dia masih kurang bengal untuk menjadi seorang penyerang yang bermain dengan klub sebesar Chelsea. Dirinya harus meniru gaya bermain Diego Costa yang melakukan tekan kepada para bek lawan dan kerap kali harus beradu ucapan dengan para pemain lawan.” ungkapnya.

Zidane Indikasikan Bale dan James Bertahan di Santiago Bernabue

Desmotivaciones.mx – Dua nama bintang Real Madrid yakni James Rodriguez dan juga Gareth Bale sempat dilaporkan akan segera di jual oleh klub asal Ibu Kota Spanyol itu. Namun Zinedine Zidane kemungkinan harus menjilat ludahnya sendiri sebab ia memberikan pandangan masa depan keduanya. Zidane menyebutkan jika kemungkinan besar Bale dan juga James akan bertahan di Santiago Bernabue pada musim ini.

Sebenarnya Zinedine Zidane sudah tidak memiliki niatan untuk mempertahankan Gareth Bale di Real Madrid. Bahkan pada pra musim lalu sang entrenador sudah memberikan kode keras jika winger berusia 30 tahun ini akan segera dijual oleh Madrid dan tidak akan masuk dalam skuat utamannya lagi. Bale sendiri memang sudah hendak meninggalkan Madrid,beberapa klub top eropa juga dikaitkan dengan Bale. Tetapi hanya klub asal Tiongkok yakni Jiangsu Sunning yang serius untuk mendatangkan Bale.

Sayangnya manajemen Real Madrid, yang dikomandani Florentino Perez berubah pikiran untuk melepas Bale. Mereka merasa transfer Bale ke Tiongkok tidak menguntungkan mereka. Sebab jika Bale bergabung dengan klub asal Tirai Bambu ia akan mendaptakan umpah yang begitu besar mencapai 30 juta euro per musimnya. Sedangkan Jiangsu Sunning hanya bersedia membeli Bale dari Real Madrid dengan harga mencapai 50 juta euro saja. Sontak transfer tersebut harus gagal terealisasi musim ini, El Real berharap bagi klub yang meminati Bale setidaknya harus membayar uang mencapai 80 juta euro.

Sementara nama James Rodriguez juga tidak kunjung jelas, ia sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen. Dan mereka awalnya memiliki niatan untuk mempermanenkan playmaker asal Kolombia sayang performa James jurtsru menurun pada musim keduanya bersama raksasa Bundesliga itu. Sehingga membuat Bayern ogah untuk menebus transfernya dari Madrid dan sang pemain pun dipulangkan kembali ke Santiago Bernabue. Nah, klub seperti Napoli diberitakan serius untuk mendatangkan sang gelandang, pelatih Napoli Carlo Ancelotti kabarnya ingin kembali bereuni dengan James di Serie A dan sang pemain juga tertarik bekerja sama dengan Ancelotti untuk ketiga kalinya.

Sayang rumor tersebut hingga sekarang masih belum menjadi kenyataan, pelatih Real Madrid Zinedine Zidane pun memberikan pandangan untuk situasi Bale dan juga James. Ia mengindikasikan jika kedua pemain itu akan bertahan pada musim ini di Real Madrid.

”Saya pikir Gareth Bale adalah pemain yang hebat, dia juga bagus menyerang dan juga bertahan. Saya tidak pernah mengatakan Gareth Bale adalah buruk. Mungkin beberapa hal menimbulkan sebuah cerita yang panjang tapi saya pikir ia akan menjadi pemain penting musim ini jika dia tampil dengan performa yang konsisten.”

”Sedangkan James juga tidak jauh berbeda, dia pemain yang oke dan ia bisa menjadi pemain yang penting sebelum bergabung bahkan hingga kini. Saya berharap mereka bisa menjadi pemain yang baik dan konsisten dalam menunjukan permainan mereka.” terang Zidane.

Robben Pilih Pep Guardiola Sebagai Pelatih Terbaik Yang Pernah Menanganinya Ketimbang Jose Mourinho

Desmotivaciones.mx – Kehebatan Pep Guardiola dalam melatih klub sudah tidak diragukan lagi demikian pula dengan Jose Mourinho yang sudah melatih banyak klub top eropa. Keduanya sama-sama menghadirkan trofi dalam klub yang ia bela meskipun kini Mourinho masih menganggur usai dipecat oleh MU musim lalu. Sementara Guardiola masih bertahan bersama City dan memberikan dua trofi liga dalam tiga musim yang sudah ia jalani.

Nah, Arjen Robben yang kini sudah memutuskan pensiun dalam dunia sepak bola pun membandingkan keduanya. Nama Robben sudah tidak asing untuk keduanya sebab sang pemain pernah bersama bersama kedua manajer top tersebut. Seperti yang sudah diketahui Robben pernah membela Chelsea pada periode 2004 yang kala itu ditangani oleh Jose Mourinho.

Bersama Chelsea Mourinho berhasil memutus dominasi Manchester United nya Sir Alex Ferguson dengan menjuarai Liga Premier Inggris selama dua musim berturut-turut. Robben sendiri adalah bagian skuat utama yang dipercayai Mourinho.

Sementara ketika Robben bermain untuk Bayern Munchen ia mendapatkan kesempatan dilatih oleh Pep Guardiola pada 2013. Pemain timnas Belanda pun dapat merasakan gaya bermain yang diterapkan oleh Pep di Bayern. Dan sekarang pemain berusia 35 tahun itu mencoba membandingkan kedua pelatih tersebut dan mengatakan jika Pep Guardiola jauh lebih baik ketimbang Jose Mourinho dalam menangani sebuah klub.

”Itu sudah pasti Guardiola jika saya harus memilih yang terbaik dimana Mourinho juga ada disana. Pep membuat saya semakin baik dalam bermain bola. Permainannya sungguh bisa dinikmati, saat dia datang ke Jerman saya sudah memasuki usia 30 tahun. Saya tidak menyangka saya bisa menjadi lebih baik lagi dalam bermain. Saya bahkan bermain dibelakang striker dan bisa menjadi false ninne. ” Terang Robben.