Jurgen Klopp : Liverpool Harus Menangkan Semua Trofi Yang Ada

Desmotivaciones.mx – Pelatih Jurgen Klopp menegaskan jika Liverpool pada musim ini tidak mau menargetkan trofi apa pun pada musim ini. Ia merasa semua trofi adalah target klubnya. Dan berharap semuanya sesuai dengan rencana yang mereka inginkan.

Liverpool sendiri akan segera menghadapi Chelsea di ajang Piala Super Eropa pada Kamis, 14 Agustus 2019. Liverpool yang merupakan jawaran Liga Champions Eropa dan Chelsea yang merupakan pemenang Liga Eropa akan saling berhadapan. Laga ini sendiri akan sangat penting bagi anak asuhan Jurgen Klopp. Sebab pada pekan lalu mereka harus dipaksa tumbang di ajang Community Shield melawan Manchester City dengan drama adul penalti.

Kegagalan itu dinilai akan berpengaruh pada laga malam nanti, mereka sendiri sudah bertolak ke Istanbul, Turkey. Yang merupakan tempat dimana The Reds menjuarai ajang Liga Champions pada tahun 2006 yang lalu. Akan tetapi banyak khalayak yang merasa jika berhasil mendapatkan trofi Super Eropa masih kurang karena hal itu dinilai kurang bergengsi seperti Liga Champions maupun Premier League.

Namun menurut Jurgen Klopp ia merasa jika timnya harus mendapatkan trofi ini. Karena anggapan orang berbeda-beda tetapi dirinya meminta para pemainnya untuk bisa memenangkan trofi tersebut dan menjadi juara karena setiap trofi dinilai penting oleh pelatih asal Jerman ini.

”Saya tidak bisa menentukan jika kami yang akan memenangkan pertandingan ini. Karena bagi saya setiap ada kesempatan setiap ada pertandingan yang penting kami harus memenangkannya. Karena itu akan sangat bagus untuk tim ini dan membuat sejarah.”

”Musim lalu kami berhasil mengaman Liga Champions tetapi kami gagal di Liga. Saya pikir itu hal yang tidak bisa diprediksi, namun anda harus tetap bekerja keras dan memiliki tujuan untuk apa anda bermain sepak bola.” terang Klopp.

 

Jorge Jesus Hampir Jadi Pelatih Chelsea

Desmotivaciones.mx –  Terungkap rupanya Chelsea ingin mencoba merekrut eks pelatih Benfica yakni Jorge Jesus. Jesus menerangkan jika dirinya pernah mendapatkan tawaran dari dua klub Inggris yaitu Chelsea dan juga Newcastle United. Akan tetapi dia langsung menolaknya.

Jorge Jesus sendiri kini masih menggangur ia baru saja pergi dari klub asal Arab  Al-Hilal dirinya memutuskan pergi karena tidak memiliki hubungan yang cukup baik dengan manajemen klub tersebut.

Seperti  yang sudah diketahui jika Chelsea memang sudah harus kehilangan sosok Maurizio Sarri, yang memutuskan untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Juventus pada musim ini. Sementara untuk Newcastle United sendiri mereka telah memecat Rafael Benitez dan pelatih asal Spanyol itu masih mengganggur hingga sekarang.

Kabarnya dua klub asal Inggris itu ingin mengontrak Jorge Jesus, dengan memberikannya kontrak panjang. Namun kabarnya kedatangan Jesus hanya akan menjadi pelampiasan kritik sebab Chelsea musim ini juga harus gagal mendatangkan pemain baru dengan Marizio Sarri yang meninggalkan klub dikarenakan Chelsea yang terkena Embargo Transfer.

”Saya tidak tetarik dengan uang dalam melatih, jika saya tertarik saya bisa bertahan di Arab dengan waktu yang sangat lama. Saya juga bisa pergi ke Inggris jika saya mau. Namun ke Brasil ? agen saya mengatakan lebih baik di Brasil.”

Sementara Jorge Jesus sendiri sudah mantap untuk bergabung dengan klub asal Brasil Flamenggo. Ia baru dikontrak pada 1 Agustus yang lalu dan akan menetap di negri Samba dengan durasi tiga musim.

Rupanya ditolaknya Chelsea oleh Jesus, membuat The Blues memutuskan untuk mendatangkan Frank Lampard kembali sebagai pelatih. Sayangnya hingga kini Lampard belum berhasil membawa Chelsea menjadi klub yang disegani. Mereka sudah mengalami dua kekalahan beruntun dalam dua pertandingan terakhir mereka.

 

Lampard : Chelsea Masih di Bawah Level City dan Liverpool

Desmotivaciones.mx  – Manajer baru Chelsea Frank Lampard menerangkan jika skuatnya saat ini belum cukup bagus untuk mengimbangi kedikdayaan Manchester City dan juga Liverpool di Liga. Lampard berujar jika ia harus segera menaikan level Chelsea atau setidaknya menyamai level dengan City dan Liverpool.

Pekerjan Lampard di Chelsea nampaknya tidak mudah, ia mendapatkan rintangan yang sulit untuk membangun klubnya. Setelah pada musim panas ini Chelsea harus terkena emargo transfer yaitu larangan membeli pemain. Mereka juga ditinggal beberapa pemain penting mereka. Jelas hal itu dapat berdampak cukup besar untuk kekuatan The Bluess.

Namun Lampard menegaskan jika rencannya terhadap Chelsea akan tetap sama. Yaitu bisa berhasil finis di posisi empat  besar dengan demikian mereka bisa bermain di ajang Liga Champions musim depan meski hal itu tidak mudah dengan skuat ala kadarnya.

Lampard juga menambahkan jika skuatnya saat ini cukup kuat meski tidak mendatangkan pemain baru karena larangan transfer yang dijatuhi oleh UEFA hingga musim depan. Ia sangat yakin timnya bisa bersaing diposisi empat besar dan tetap optimis akan hal itu.

”Chelsea selalu ingin bermain diajang Liga Champions. Karena itu adalah habitatnya. Dan pada musim lalu kami berhasil mencapainya dan tetap sama pada musim panas ini.”

”Bukan saya pesimis dengan tim ini, situasinya berbeda jadi anda harus melihat target minimal kami.  Kami harus menjadi lebih baik dan merasa lapar. Kami berharap bisa tetap bertahan diposisi tersebut diempat besar.”

Tidak hanya itu Lampard kembali menegaskan jika level Chelsea belum cukup untuk menyamai Manchester City dan juga Liverpool. Itu sebabnya ia ingin membuat London Biru untuk menyamai level kedua klub itu sehingga mereka bisa menatap ke arah yang lebih baik.

”Mereka ( City dan Liverpool) memiliki level teratas diliga, jadi yang bisa saya katakan kami mencoba menyamainya dan semua tim yang ada diempat besar juga memiliki ambisi itu.” terang Lampard.

Pepe Reina : “Liverpool Sudah Saatnya Menjuarai Liga Inggris

Desmotivaciones.mx – The Reds Liverpool memang pada musim lalu hanya berhasil menjadi Runner Up Priemer League. Mereka bahkan hanya selisih satu poin dengan Manchester City yang menjadi kampiun juara. Kendati pasukan Jurgen Klopp mampu menjadi juara dipentas Liga Champions Eropa musim 2018-2019.

Musim 2018-2019 di ajang Liga Priemer Inggris memang menjadi persaingan yang cukup melelahkan. Liverpool mau pun Manchester City saling hajar di laga untuk menjadi peringkat pertama. Bahkan di awal musim Liverpool sempat memimpin table klasmen sementara lalu disalip oleh Manchester City di akhir musim hingga City berhasil menjadi pemenangnya.

Sementara mantan kiper Liverpool, Pepe Reina mengungkapkan jika Liverpool tidak bisa mengalahkan Manchester City dimusim ini melihat bagaimana musim lalu mereka juga sudah mencobanya. Meski demikian Reina salut dengan mantan klubnya yang masih mampu bersaing dengan semangat tinggi meski menjadi runner up dengan 97 poin.

”Itu tidak mudah, ketika anda sudah berada pada 97 poin namun anda masih gagal. Itu artinya para pemain benar-benar bekerja keras pada setiap pertandingan. Jika mereka lengah sedikit saja mereka akan mati, dan itu sebabnya mereka berhasil menjadi juara Liga Champions karena sudah terpacu dengan kegagalan di Liga.”

”Sedangkan mereka City, juga menampilkan permainan terbaiknya di dalam beberapa pertandingan terakhirnya dengan begitu konsisten.”

Reina yang sempat bermain selama 6 musim di Liverpool menilai jika eks klubnya sudah mampu menjuarai Priemer League pada musim ini melihat bagaimana semangat tim yang begitu luar biasa yang diberikan oleh Jurgen Klopp.

”Pasti, mereka sudah siap untuk itu Priemer League. Jurgen datang dalam beberapa tahun terakhir dan mengubah tim ini dengan sangat luar biasa dan di takuti dipentas eropa. Saya pikir tim di eropa tidak mau untuk bertemu mereka Liverpool. Namun di Liga mungkin City yang menjadi penantang sesungguhnya pada musim ini.”

”Chelsea sedang penurunan performa, sementara Manchester United sedang membangun tim dan Arsenal juga sedang membangun juga, namun Tottenham juga bisa menjadi ancaman selain Manchester City.” terang pria berusia 39 tahun ini.

 

Agen Christian Eriksen Sudah Negosiasi Dengan Real Madrid

Desmotivaciones.mx – Nampaknya Real Madrid sudah mulai mendapatkan angin segar mengenai situasi dari transfer Christian Eriksen. Laporan menyebutkan jika agen dari Eriksen sudah mulai berjumpa dengan petinggi Real Madrid untuk berdiskusi mengenai kesepakatan transfer klienya pada bulan Januari 2020 mendatang.

Nama Christian Eriksen memang santer dikabarkan akan segera meninggalkan klubnya Tottenham Hotspurs dalam waktu dekat. Sejak jendela transfer pada musim lalu sang pemain kabarnya sudah memasukan nama Real Madrid sebagai tujuan karier berikutnya.

Namun sayang keinginan Eriksen untuk pergi meninggalkan klub mendapatkan halangan dari Tottenham Hotspurs. Mereka menegaskan untuk mempertahankan sang gelandang hingga kontraknya habis. Padahal kontrak dari pemain berusia 28 tahun itu akan segera berakhir pada Juni 2020 mendatang. Yang artinya mantan pemain Ajax Amsterdam itu bisa bergabung dengan klub lainya dengan status bebas transfer.

Akan tetapi laporan menyebutkan jika kans Eriksen meninggalkan Tottenham Hotspurs bisa saja lebih cepat dari perkiraan. Sebab manajemen Spurs mulai merasa melapas Eriksen pada Januari mendatang adalah solusi paling tepat saat ini. Karena mereka masih belum bisa menyakinkan sang gelandang untuk bertahan lagi di London.

Agen dari Eriksen sendiri dilaporkan sudah terbang ke Madrid untuk bernegosiasi dengan petinggi Real Madrid mengenai langkah kliennya untuk bergabung dengan Loss Blanccos. Sang agen sendiri langsung meminta Real Madrid untuk segera mewujudkan keinginan mereka jika benar-benar ingin membeli Christian Eriksen.

Jika pihak Real Madrid memang benar sangat serius untuk bisa mendatangkan Christian Eriksen pada 1 Januari 2020 mendatang. Sang pemain sudah pasti akan menolak tawaran dari Juventus, PSG dan juga Man Untited yang juga meminatinya.

Pelatih Barca Ragukan Messi Tampil Lawan Inter

Desmotivaciones.mx – Pelatih Barcelona yaitu Ernesto Valverde memberikan pendangan mengenai peluang pemain andalannya Lionel Messi untuk bermain dalam pertandingan melawan Inter Milan di ajang Fase Grup Liga Champions Eropa. Sebab yang bersangkutan masih diragukan bermain pada pertadingan dinihari nanti.

Lionel Messi sendiri baru saja kembali bermain untuk Barcelona pada pertandingan La Liga ketika menghadapi Villareal. Namun La Pulga kembali mengalami cedera dan membuatnya harus menepi selama sepekan karena dalam proses penyembuhan cederanya.

Hal itu terlihat ketika Barcelona menghadapi Getafe pada ajang La Liga, kala itu Barca berhasil menang dengan skor 2-0. Lionel Messi tidak terlihat bermain pada pertandingan tersebut.

Tidak hanya Lionel Messi yang kabarnya tidak akan bermain melawan Inter Milan. Ernesto Valverde juga memberikan pandangan yang sama mengenai situasi dari Ousmane Dembele yang juga diragukan bermain pada pertandingan tersebut.

”Untuk saat ini kami hanya bisa melihat hasil latihan pada Selasa nanti untuk menunggu apakah mereka siap untuk bermain.”ucap Ernesto Valverde.

”Pada latihan itu keduanya tidak berlatih dengan penuh, Leo hanya latihan setengah porsi. Sementara Dembele berlatih selama satu porsi, jadi untuk Selasa nanti kami belum bisa memastikan apakah mereka siap bermain melawan Inter Milan.”

Valverde sendiri menjelaskan mengenai cedera Lionel Messi, menurut mantan pelatih Atletic Bilbao itu Messi mengalami cedera pada pahanya. Ia merasakan rasa sakit pada pahanya tersebut ketika hendak bertandingan melawan Villareal. Sebab itu Valverde masih meragukan jika kapten timnas Argentina itu bisa bermain menghadapi Inter karena dirinya benar-benar belum 100 persen sembuh dari cederanya.