Banyak Orang Melakukan Kesalahan Berulang Kali Dengan Alasan Khilaf

Banyak Orang Melakukan Kesalahan Berulang Kali Dengan Alasan Khilaf

Banyak orang yang sering melakukan kesalahan berkali-kali. Dan saat ditanya, jawabannya khilaf. Dan ini sering sekali terjadi. Dari sini kita bisa lihat banyak orang sudah tahu itu salah tapi masih saja dilakuin. Dan ini bisa menjadi atau di akibatkan beberapa alasan. Jika suatu kesalahan dilakukan berkali-kali. Kesalahan yang sama, dan selalu di lakukan. Jika pertama kali, itu wajar. Orang tidak luput dari kesalahan. Tapi jika sampai berkali-kali, itu berarti dia memilihnya.

Banyak Orang Melakukan Kesalahan Berulang Kali Dengan Alasan Khilaf

Banyak sekali orang melakukan kesalahan dengan kesadaran penuh. Dan untuk kesalahan yang dilakukan berkali-kali. Itu bukan lagi kesalahan, tapi dia memang memilih itu, dan dia ingin melakukannya. Karena kesalahan itu adalah sesuatu yang terjadi di luar kendali kita. Dimana kita tidak tahu, dan terjadi begitu saja. Dan itu menjadi pertama kali kita melakukannya. Dan itulah yang disebut kesalahan. Tapi jika sudah berkali-kali dilakukan, rasanya itu sudah bukan kesalahan lagi. Karena dia melakukannya dengan keadaan sadar, dengan ada kesadaran penuh.

Jadi kita tidak bisa menyalahkannya. Yang bisa anda lakukan adalah menanyakan, apa maunya. Jika dia melakukan kesalaham yang sama, dan minta maaf, dengan alasan khilaf, dan lagi, dan minta maaf lagi, dan bilang khilaf. Itu malah hanya akan menjadi kebiasaan yang tidak tahu akan sampai kapan. Jika ingin mengubah, ya anda pun harus berkomunikasi dengan dia. Tanyakan maunya apa. Dan ubah caranya. Ubah cara anda memberikan pengertian. Atau merubah proses yang ada. Karena jika dilakukan dengan hal yang sama, maka anda tidak bisa mendapatkan hasil yang berbeda.

Dan itu juga dibutuhkan niat dari orang yang bersangkutan. Apakah dia benar-benar ingin berhenti melakukkan kesalahan itu atau tidak. Jika dia masih melakukannya. Tanyakan lagi padanya. Kenapa melakukannya. Tanyakan, menurutnya hal ini salah atau benar, kalau salah, kenapa itu disebut salah, dan begitupun, kalau dia katakan itu adalah benar, apa nya yang sampai di katakan benar. Karena jika orang terus melakukan kesalahan yang sama. Anda harus memperbaiki, pemahaman orang tersebut akan apa yang dia lakukan.